Site icon Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Ngaliyan

Tazkirah Maulid Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wassalam.

🕋📍🕋📍🕋📍🕋📍🕋📍🕋📍🕋📍🕋

🌠 Hikmah Tazkirah Maulid Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wassalam.

Dalam kalender Islam, Rabiul Awal merupakan salah satu bulan Agung. Pasalnya, pada bulan tersebut lahirlah Nabi terakhir yang menjadi panutan seluruh umat Islam, hingga akhir zaman, yakni Baginda Muhammad Shallallahu’alaihi wassalam.

Pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah, nabi berjuluk Khotamul Anbiya’ itu dilahirkan ke dunia dari seorang Ibu bernama Siti Aminah.

Nah, hikmah dari peringatan Maulid adalah mengingatkan ummat terhadap jejak, napak tilas kehidupan, dan perjuangan dari Nabi Muhammad sebagai nabi akhir zaman yang membawa kabar gembira (bashiran) dan peringatan (nadhiran) kepada ummat manusia.

Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wassalam merupakan manusia teladan (uswah hasanah) yang dihadirkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala untuk diteladani sebagai pembawa risalah atas perbaikan akhlaq manusia.

Hakekatnya manusia dalam kehidupan memerlukan idola sebagai keteladanannya. Manusia sebagai makhluk Allah yang memiliki fungsi ganda, baik sebagai individu maupun makhluk sosial, perlu contoh teladan atas perilakunya untuk diamalkan dalam kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat.
Ajaran Islam, menyuruh pemeluknya untuk menjadi khoiru ummah (umat yang terbaik), menjadi umat/ kelompok teladan yang mampu memperbaiki akhlaq bangsa-bangsa di dunia.

Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga berpendapat bahwa Islam yang mengandung ajaran rahmatan lil ‘alamin tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kelompok yang terbaik.

“Mereka wajib memiliki kriteria-kriteria seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah sehingga Umat Islam dimana pun dituntut untuk berjuang, bekerja-keras, dan berpikir cerdas dengan berjihad dan berijtihad. Hal ini penting untuk membangun kesejahteraan bangsa-bangsa di dunia,” tukasnya.

Perayaan Maulid, merupakan suatu wujud ungkapan rasa syukur dan kegembiraan serta penghormatan kepada Nabi Muhammad. Berkatnya, ajaran Islam, sampai kepada umat manusia hingga kita saat ini.

🎯 Lalu sebenarnya, apa saja hikmah merayakan Maulid?

Dikutip dari beberapa sumber, Maulid Nabi memiliki hikmah bagi umat Islam di akhir zaman ini sebagai :

1️⃣. Penghormatan dan rasa syukur kepada Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wassalam, yang telah menunjukkan kita bagaimana menjalankan pada perintah Allah Subhanahu Wata’ala. Sebagaimana tertulis dalam QS Al-Ahzab: 56 yang artinya,

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.”

2️⃣. Mendapat limpahan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.

Mengungkapkan kegembiraan dan kesenangan sebagai rasa syukur atas kehadiran Beliau shallallahu’alaihi wassalam di muka bumi ini, merupakan rahmat. Tak hanya Allah berikan kepada umatnya yang beriman dan bertaqwa, namun juga kaum kafir dan alam semesta.

3️⃣. Meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam.

Sebagai seorang mukmin, rasa cinta kepada Rasul-nya merupakan keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada Nabi pamungkas ini harus berada di atas segalanya yang ada di dunia. Baik itu harta, tahta, istri, bahkan anak ataupun pada diri sendiri.

4️⃣. Meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam.

Dalam QS. Al-Ahzab: 21 disebutkan,

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.
Maka dari itu, tanamkanlah keteladanan Rasul dalam keseharian. Dimulai dari hal terkecil hingga yang terbesar. Baik itu urusan dunia maupun akhirat.

👳🏻‍♀️ Terutama bagi putra putri kita, para penghafal Qur’an. Sikap teladan terhadap Rasul-nya juga perlu ditanamkan sejak dini. 🧕

Misalnya, membacakan kisah Nabi sebelum tidur, membiasakan membaca bismillah setiap akan melakukan sesuatu, atau hal lain yang dapat memupuk keimanan buah hati.

5️⃣. Melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam.

Dalam Hadits Riwayat Malik, sebelum wafat, Rasul berpesan pada umatnya, “Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya Shallallahu’alaihi wa sallam”

Mengungkapkan rasa syukur Maulid ini dengan sikap yang benar, akan menjadi salah satu cara untuk melestarikan perjuangan Nabi Muhammad juga para Nabi lain.

Wallahu a’lam bishshawab…

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

Selengkapnya di
https://www.facebook.com/khoiruummahserpong/
Exit mobile version